Minggu, 05 Februari 2017

Cara Mengenali Jodoh Melalui Kitab Jodoh


Apakah kamu sedang mencari siapa jodohmu? Baik muda maupun tua jodoh adalah sebuah pencarian dan usaha untuk menemukan. Tidak jarang hal-hal tentang jodoh ini menjadi masalah bagi masyarakat. Jodoh bukanlah sesuatu yang sepele. Menemukannya pun tidak mudah. Kadang kita menganggap jodoh sulit datang pada kita. Tapi apakah pernah berpikir sudah siapkah kita dipertemukan dengan jodoh itu?

Berjodoh sama dengan menemukan seseorang untuk hidup bersama. Segelintir orang sangat ingin segera menemukan jodoh lalu menikah. Alasannya pun beragam. Sudah mapan dan mendapatkan posisi terbaik dalam karirnya. Ada pula yang memang tidak kuasa hidup melajang lalu memutuskan ambil ancang-ancang cari pasangan. Lalu bagaimana sebenarnya cara menemukan jodoh yang tepat? Berikut beberapa cara yang masih kerap dijadikan acuan untuk mendapatkan pasangan.


1. Menggunakan Primbon 

Untuk beberapa kalangan terutama masyarakat Jawa, primbon layaknya kitab yang dijadikan pedoman. Masyarakat dahulu menganggap hari,penanggalan dan penamaan nama seseorang bisa menentukan kecocokan mendapatkan jodoh. Kadang hal ini dianggap tidak relevan apalagi di era sekarang. Hal-hal seperti tidak lah rasional karena belum tentu menjamin cocok atau tidaknya. Masih abstrak. 

2.Akurasi Zodiak

Cara ini masih populer dan diikuti hingga sekarang. Menemukan jodoh dengan mengenali sifat-sifat yang di wakili oleh masing-masing zodiak atau astrologi. Bagi agama tertentu membaca maupun memercayai zodiak tidak diperbolehkan. Tapi ada saja alasan untuk mencuri-curi kesempatan untuk sekadar mencari kesamaan dengan diri sendiri dan orang lain. Biasanya di majalah-majalah bulanan masih memuat info tentang zodiak setiap bulannya. Bahkan ada juga akun twitter yang khusus memberi informasi mengenai masing-masing zodiak.

3. Mencocokkan Shio.

Lain negeri maka lain budaya. DI China, shio adalah penanggalan masa waktu yang mengacu pada angka tahun. Setiap orang yang lahir karakternya akan dipengaruhi tahun kelahirannya. Terdiri atas 12 shio yang diwakili oleh hewan-hewan, tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam,  anjing, dan babi. Setiap hewan diikuti oleh empat elemen pembawa sifat, logam, air, api dan tanah. Unsur Yin dan Yang juga mempengaruhi karakter masing-masing orang. Walau lahir didengan shio  yang sama tetap akan berbeda karakter.

4. Membaca Telapak Tangan dan Jari Kaki

Di jaman dahulu masih dari negeri tirai bambu, ukuran kaki wanita yang kecil dianggap cantik. Konon semakin kecil ukuran kakinya maka ia akan semakin mudah mendapatkan jodoh. Sedangkan membaca bentuk telapak tangan dianggap mewakili sifat si pemilik tangan. Ada telapak yang panjang dengan jari pendek, telapak tangan bentuk persegi dengan jari pendek atau panjang. Keselarasan jari juga bisa dibaca, jika jari manis lebih panjang atau lebih pendek dari telunjuk mewakili sifat seseorang.



Judul : Kitab Jodoh
Penulis : Fira Basuki
Penerbit : Grasindo
Tahun terbit : 2016
ISBN : 978-602-375-773-2
Rating : 3.5/5

Aku paling sensitif dengan buku-buku yang mengusik tentang jodoh. Hal-hal seperti ini sangat masif dan menjangkit banyak kalangan terutama yang single dan jomblo di luar sana. Dan buku ini menyinggung hal tersebut. Setelah membaca Kitab Jodoh aku jadi mengerti mengapa buku ini dinamai sedemikian rupa. Menekankan pada kata 'Kitab' buku ini dberisi  kumpulan informasi mengenai hal-hal dasar tentang jodoh yang penulis ketahui berdasarkan pandangan dan pengalamannya.

Buku ini, ketimbang sebagai kitab lebih kepada kumpulan informasi disertai dengan tips yang akan memudahkan kamu mengenali siapa orang yang akan kamu dekati dan siasat praktis dimana dan bagaimana mendekati orang tersebut. Membacanya juga akan memberi semangat untuk yang memilih single atau sedang mencari yang cocok di hati. 

Penulis menyebut pembaca kitab ini dengan sebutan Pejuang Cinta. Mungkin ia dulunya juga melalui perjuangan cinta itu seperti pembaca buku ini. Menurutnya penemuan akan jodoh dan cinta sejati itu butuh kesabaran, tidak bisa dengan cara instan dan ada proses yang mesti dilalui.

Metode diatas adalah beberapa diantara informasi yang dimuat dalam buku ini. Masih ada lebih banyak informasi lain yang bisa kalian temukan sampai buku ini habis. Hal menarik lain tidak hanya sampai situ saja. Buku ini dikemas dengan sampul hard cover yang membuatmu nyaman seperti memegang kitab. Setiap lembarannya diisi ukiran dan motif seperti bunga, tumbuhan dan ilustrasi lucu dan menarik. Kamu yang membacanya akan dimanjakan dengan warna-warna lembut dan feminim.

Namun aku kurang suka dengan ukuran font yang terlalu kecil dan terkesan agak girly. Jika dimaksudkan untuk estetika, it's okay. But, aku membaca ini tidak hanya untuk menikmati keindahan tampilan tapi juga isi tulisannya. Apalagi font disini tipis sekali, jarak antar barisnya dekat  dan ukuran font kecil. Bersiaplah untuk memicingkan mata berkali-kali saat membacanya.

Overall buku ini sangat informatif dan cocok untuk di koleksi. Tentu buku ini akan menuai beragam reaksi bagi tiap pembaca. Tapi buku ini memberikan suntikan semangat dalam menemukan jodoh, menerima diri sendiri maupun orang lain dan selalu bersabar . Tentu setiap orang baik wanita maupun pria ingin mendapatkan jodoh tepat pada waktunya dan yang terbaik akhlak budinya. Syukur-syukur dialah yang pertama sekaligus terakhir dalam hidup. Selamat membaca, wahai Pejuang Cinta!

3 komentar:

  1. Sepertinya saya harus membeli buku ini agar segera mendapat jodoh hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo, siapa tau jodohnya ketemu d tokobuku. :D

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Appeciate with my pleasure.

~ VS

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...