Senin, 15 Agustus 2016

Book Review I Love You, Kkoma by Lim Eun Hee


Judul : I Love You, Kkom
Penulis : Lim Eun Hee
Penerjemah : Asma Azizah
Penyunting : Nyi Blo
Proofreader : Yuli Yono
Desain cover dan ilustrasi isi : Angelina Setiani
Penerbit : Haru
Terbit : April 2016
Tebal : 252 hlm ; 19 cm
978-602-7742-83-3
Rating : 5/5


Memiliki sahabat seperti Lee Seong-chan adalah kebahagian sekaligus hal paling menyebalkan untuk Jeong Da-um. Setiap pagi Seong-chan akan mengolok-oloknya yang susah bangun pagi dan memanggilnya Kkoma karena tubuhnya kelewat pendek. Padahal saat masih kecil tinggi badan Jeong Da-um jauh diatas Seong-chan. Jeong Da-um  yang merasa dirinya lebih tinggi terus meledek Seong-chan bahkan hingga membuatnya menangis. Tapi walau sering bertengkar dan menjahili satu sama lain persahabatan mereka terus terjalin hingga bangku SMA. 

Tapi mendadak tinggi anak itu melesat jauh setelah memasuki kelas 2 SMP. Entah program apa yang dijalankan Seong-chan sampai ia bisa setinggi 183 cm seperti saat ini. Dunia seperti berkomplot untuk menyerang balik Jeong Da-um lewat kenyataan bahwa Seong-chan kini lebih tinggi diatas Jeong Da-um. Ia bukan lagi bocah cengeng yang mudah menangis, Seong-chan tumbuh menjadi pria populer yang digandrungi gadis-gadis di SMA. Ketampanannya membuat gadis-gadis ingin mendekatinya. Tapi tidak terhadap Jeong Da-um. Ia dan Seong-chan hanya sebatas berteman dan lagi pula mana mau Seong-chan melirik Jeong Da-um lebih dari sebatas teman. 

Jeong Da-um adalah kebalikan dari Seong-chan. Memiliki tubuh gemuk, mata sipit, pipi yang tembam dan badan pendek melebihi gadis seumurannya. Bisa dibilang Jeong Da-um adalah gadis yang tidak akan dipandang oleh pria manapun. Yang diinginkannya hanya hidup tenang dan terhindar dari ejekan Seong-chan. Rasanya sulit untuk mewujudkan impian itu. Gadis-gadis di sekolah selalu mengerubunginya untuk menggali informasi tentang hal-hal yang disukai Seong-chan. Tidak hanya itu sering kali mereka membicarakan Seong-chan di belakang dan menyebar isu bahwa selama ini ia berpacaran dengan Seong-chan. Melihat orang-orang yang hidup di balik topeng  membuat Jeong Da-um kesal.


Mengejek Jeong Da-um adalah sebuah kesenangan terbesar untuk Seong-chan. Melihat gadis itu menggerutu hingga wajahnya yang tembam memerah membuat gadis itu terlihat imut. Entah gadis itu sadar atau tidak itu hanya kamuflase untuk menutupi perasannya yang sesungguhnya pada gadis itu. Tiap kali berada disisinya hatinya selalu berdebar tidak karuan. Senyuman dan tawa gadis polos itu selalu memberi kebahagian yang tidak dimiliki oleh gadis manapun. Seong-chan tidak ingin berpisah dari gadis itu.

Sayangnya gadis itu terlalu kekanak-kanakan, hatinya sangat sensitif dan mudah terluka. Seong-chan takut akan melukai perasaan gadis itu jika ia mengutarakan perasaannya. Dialah Kkoma di hatinya dan Seong-chan akan selalu mencintai gadis itu, melindunginya, tidak akan membuat gadis itu menangis apapun kekurangannya walaupun kini ia hanya bisa memendam perasaannya dalam hati saja. 

Seong-chan tidak pernah bercerita tentang tipe gadis idamannya. Ia hanya menyebutkan kalau gadis tipenya memiliki wajah yang imut dan bertubuh mungil. Tentu  saja Jeong Da-um yang polos tidak tahu bahwa kriteria itu mengarah padanya. Tapi begitu Jeong Da-um tahu Seong-chan pernah memiliki pacar hal itu membuat hatinya panas. Mau tidak mau Jeong Da-um penasaran seperti apa gadis yang pernah ada di dalam hati Seong-chan. Dan rasa penasaran itu terjawab setelah Shin Jae-hee muncul kembali di hadapan Seong-chan dan mengharapkan bisa mengambil kembali hati Seong-chan.  



“kalau bersama Kkoma, aku tidak sadar bahwa waktu sudah berlalu dengan cepat. Itu karena setiap menit, setiap detik terasa sangat menyenangkan dan menarik. Apakah kita akan selalu bersama seperti ini?” 



“Kau memegang banana milk dengan tanganmu yang kecil. Terkadang, khawatir bagaimana kau bisa hidup dengan tangan sekecil itu. Paling tidak, orang butuh tangan sepertiku untuk bisa bertahan hidup. Karena itu .. di sisimu harus ada aku.” – Seong Chan, hlm 30


“Senyum itu... kapankah akan bisa menerimaku? Senyum itu... kapankah akan berubah menjadi hanya untukku? Kapankah... “- Seong-chan, hlm 67

 

The best Korean Young Adult I ever read. See? Apakah itu cukup untuk menggambarkan betapa bagusnya buku ini (khususnya untukku)?. 

Terjemahan buku ini ringan dan luwes seperti sedang membaca buku harian anak remaja. Sangat cocok dibaca untuk para remaja yang percaya tentang arti persahabatan dan kisah cinta yang manis. Di buku ini akan kalian temui kisah remaja yang malu-malu untuk mengutarakan perasaannya, pengkhianatan dan kesetian.
 
Aku sangat berterimakasih untuk Kak Seplia yang sudah menghadiahiku buku ini. Buku ini sangat tipis bahkan kelewat tipis untuk aku yang penggila buku-buku tebal. Aku tidak menyangka buku ini akan jadi semenarik ini setelah dibaca. Tapi, see? Aku tidak bisa berhenti membacanya dan bahkan rela melewatkan laga Ahsan/Setiawan di penyisihan grup melawan Hongkong hany untuk menyelesaikan buku ini dalam waktu semalam. I really like this book and I never feel a book will relfected my love story so same like this. 

Aku tidak menyangka buku bagus justru bukan berasal dari daftar wishlist yang kita buat. Buku bagus yang akan menemukan pembacanya. Dan dengan sedikit bantuan tangan sang pencipta buku itu akan datang tepat pada waktunya. Siap-siaplah jatuh dan cinta pada saat yang bersamaan setelah baca buku ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Appeciate with my pleasure.

~ VS

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...