Senin, 27 Maret 2017

Ono Eriko Goes To Indonesia and Other Stories Behind


Bermula dari salah satu grup di aplikasi obrolan ponselku muncul kabar Ono Eriko akan datang ke Indonesia dalam waktu dekat. Salah satu teman sesama blogger lah yang menyiarkan informasi itu hingga tercetus ide untuk hadir juga. Menjadi sebuah kesenangan tersendiri ketika pembaca bisa bertemu langsung dengan idolanya. Dalam dunia perbukuan seorang penulis adalah pusat dunia dari apa yang mereka tulis. Begitu juga dengan komikus dan manga yang ia bawa.

Rabu, 22 Maret 2017

Wishful Wednesday [27] - World Poetry Day



Dunia baru saja melewatkan Hari Puisi sedunia yang jatuh pada 21 Maret kemarin. Aku tidak sadar akan hari penting itu. Padahal aku pembaca setia puisi ,namun aku tidak menandai secara khusus bahwa hari besar itu jatuh di bulan ini. Bulan yang kupikir akan berlangsung sangat lama hingga mencengkram seluruh engsel persendianku.

Aku memuji Chairil Anwar, aku menginterpretasi puisi bersama Sapardi di salah satu kelasnya. Aku memuji seorang pria di hari puisi dunia dalam kelas mata kuliahku lalu menuliskannya di dalam catatan yang tak pernah dibaca siapapun selain aku. Tidak juga kau.

Aku melantunkan syair-syair di kelas bahasa Indonesia. Berterima kasih pada guru kelas bahasa Indonesiaku yang mengizinkan kami keluar dari kelas mengitari halaman belakang sekolah mencari materi puisi agar kami bisa merangkainya sendiri. Dan dia awal kebangkitan puisi dalam nadiku.

Sastra modern menurut Sapardi di kelas puisinya berkata bahwa sastra modern saat ini adalah pembodohan bagi mereka yang tidak mengenal apa itu sastra. Ia mengucapkan itu dua tahun lalu ketika aku menghadiri sebuah event perbukuan akbar di Jakarta Barat. Lalu aku menyangkutpautkan perkataannya dengan buku karangan seorang penulis yang dikenal mampu membaperkan prmbacanya dengan model keakuan yang ia tulis dalam buku bukunya. Sebut saja dia BC.

Aku tak ingin membandingkan lebih jauh tentang karya miliknya .Yang aku tahu di buku puisi miliknya yang memiliki sampul berwarna putih memakai gaya penuturan keakuan seolah ia yang paling tahu tentang perasaan dan problematika hati setiap orang. Anak muda sekarang pasti menyebut kata kata yang dipilihnya mampu menggetarkan dan menarik sebuah persepsi "Buset, buku ini gue banget". Padahal isinyatidak lebih dari curhatan dan kata kata yang dipermanis untuk merelevansikan pikiran penulis dengan pembacanya.

Menurutku puisi tidak seperti itu. Jauh lebih bermakna, rumit dan misteri yang membuatmu akan berpikir ulang tentang makna kalimat puisi tersebut. Kalau hanya kumpulan kata kata indah, masukkan saja dalam buku self improvement seperti halnya Love Life, kata kata supportif seperti itu akan lebih berarti disana.

Sebagian besar orang menganggap puisi itu sulit, ambigu, bikin kening berkerut dan hal buruk dan kuno dialamatkan pada karya sastra ini. Tapi anak muda bahkan orang orang tua masih tetap beranggapan seperti itu. Makanya jarang anak muda menyukai sangat jarang di Indonesia. Karena mereka lebih mengutamakan kata kata indah yang mampu menyatu dengan kehidupannya ketimbang seni dari metafora dan pengandaian dari kandungan puisi yang sebenar-benarnya.




Di hari yang menarik itu aku berharap bisa menambah bacaan puisiku. Memang kecenderunganku membaca buku fiksi fantasi melebehi apapun. Tapi aku sangat rindu untuk kembali berpuisi dan mengoleksi kumpulan puisi lagi. Karena ada banyak hal yang bisa digali dari sebuah puisi. Puisi memmbutamu berkhayal. Puisi membawa pembacanya menyusup dalam arti dan makna ganda dalam hidup. Merenungi tentang kebenaran dan menarik pikiran manusia yang membuat segala hal tampak rumit. 

Hidup secara sederhana hanyalah hitam dan putih. Tapi memang pada kenyataannya tidak seperti itu. Puisi membongkar hal-hal sulit yang hidup dalam diri manusia menjadi petuah-petuah pengingat bahwa itu tidak sesulit yang diduga. Perenungan ini yang seringkali dihindari mereka yang tidak membaca dan memahami puisi. Karena yang adalah kebenaran dan orang-orang cenderung menghindari kebenaran itu.  

 Diantara buku puisi yang belakangan mulai familiar, aku memilih There Is No New york dan The Book Of Forbidden Feeling sebagai wishlist. Dua nama itu sudah sangat familiar apalagi setelah Aan Mansur ikut berkontribusi dalam puisi milik Rangga di Ada Apa Dengan Cinta.  Sementara Lala Bohang sudah amat sering melakukan kelas menulis dan ototmatis aku tahu karena blogge kesukaanku sangat suka dengan buku barunya The Book Of Forbidden Feeling.

Menurutku tidak ada kata terlambat untuk membaca buku puisi. Puisi bukan sesuatu hal kuno. Ia memuat kata-kata indah sama ketika kamu membaca kumpulan quotes dan kata motivasi tentang cinta. Dan dua buku pilihanku diatas sangat tepat dibaca untuk kamu yang masih bingung ingin mulai membaca buku puisi dari mana. Mulai saja dari dua buku itu. ^^

Rabu, 15 Maret 2017

Wishful Wednesday - Caraval Come To Indonesia!!! [26]


Lama tidak grasak grusuk blog setelah kuliah kembali aktif tiga minggu terakhir. Dan postingan terakhir yang kubuat hanya berupa unboxing. Sedikit sekali buku yang kubaca bulan ini. Aku sudah memprediksikan ini sebelumnya Maret akan jadi bulan kurang produktif ku soal membaca buku. Alhasil tidak ada review yang sungguh-sungguh kubuat. Karena membaca novel pun jarang.

Tanpa mengurangi rasa hormatku pada kalian pembaca yang sudah mengikuti blog ini (2 tahun) lamanya aku ucapkan terimakasih dan tetap setia berkomentar dan meramaikan isi blog ini :) 

Kamis, 02 Maret 2017

[UNBOXING] BBI Share The Love 2017

March is coming!

It means my holiday is over. No more novels, no more changes. Event tuar buku sesama anggota BBI sudah usai tanggal 23 Februari kemarin. Aku sangat senang agenda ini bisa ditutup dengan menyenangkan. Buku pilihanku sudah kuterima. ak Melisa yang mengirimkannya, tentu sipa lgi. hehehehe.Yah, walau bukan wish pertama tapi aku sangat menghargainya.

Kamis, 23 Februari 2017

Book Tag WIth Melmarian - BBI Share the Love 2017


Sudah hari terakhir saja edisi BBI Share the Love 2017 kali ini. Sebagai postingan pre-final aku sudah membuat Book Tag with Melisa. Book Tag ini bentuknya seperti pertanyaan yang dibuat sepeeti pernyataan. Aku yakin setelah kalian menyimaknya akan mengerti. Kak Melisa sangat suka dengan buku-buku klasik, fiksi sejarah,  dan juga romance walau tidak banyak. Karena buku yang dia baca terbilang unik dan aku penasaran lahirlah ide membuat book tag ini. 

Sejak seminggu yang lalu Kak Melisa sudah mengisi blog ini dengan opini dan rekomendasinya lho. Kalau kalian yang ketinggalan masih bisa melihat artikelnya disini dan opini disini.

Okay, kuanggap kalian sudah membacanya. Karena postingan ini tak bisa menunggu lebih lama lagi hingga ngeara api menyerang.  Langsung saja kita simak yuki buku-buku kece versi kak Melisa dan genre klasik yang superb spesial untuk ini. 

Rabu, 22 Februari 2017

Wishful Wednesday: The Selection Series



Hallo!  Salam hangat dari Tangerang yang mendung dan gelap ⛅ Kalau hari Rabu itu artinya waktunya menuliskan mimpi-mimpi indah.

Senin, 20 Februari 2017

Book Update: Harry Potter dan Batu Bertuah Sampul Baru | Buku Baru



Hello! Welcome back to Book Update. Tempat dimana kamu bisa menemukan informasi menarik seputar buku baru yang dalam proses maupun segera rilis. Yang pasti semuanya disajikan secara aktual dan berisi hal-hal menarik yang harus kamu ketahui sebelum buku tersebut rilis. Asyik ya, asyik aja atau asyik banget :)

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Baca Sastra Klasik


Picture edited by me | source here

 


Mark Twain pernah bilang, “Classic – a book which people praise and don’t read.” Wah, masa sih? Kalau kamu termasuk pembaca yang masih ogah-ogahan menjamah genre ini karena berbagai alasan, misalnya “bukunya tebal-tebal”, “gaya bahasanya jadul,” “membosankan”, dan lain-lain, artinya kamu masih belum menemukan asyiknya membaca sastra klasik. Yuk simak, berikut ini 5 alasan mengapa kamu perlu dan harus membaca sastra klasik.

Minggu, 19 Februari 2017

Menapak Tilas Peradaban Islam dalam Journey To Andalusia

Judul :  Journey To Andalusia : Jelajah Tiga Daulah 
Penulis : Marfuah Panji Astuti
Design cover : Yanyan Wijaya
Penerbit : BIP
Cetakan : Pertama, 2017
ISBN : 978-602-394-391-3
Blurb
“Andalusia itu di Turki, ya?"

Tidak banyak generasi muda Muslim yang masih mengetahui jejak sejarah Andalusia. Sebenarnya, Andalusia adalah sejarah yang paripurna, negeri sejuta cahaya, tempat segala hal hebat berawal. Islam pernah menyinari negeri itu dengan ilmu pengetahuan, peradaban,d an kemanusiaan selama 800 tahun. Lebih dari 2/3 sejarah Ialam ada di sana.

Kalkulus, algoritma, trigonometri, aljabar, adalah hasil pemikiran ilmuwan muslim bagi kemajuan peradaban. Tanpa penemuan-penemuan itu, tidak akan ada revolusi digital yang kita nimati saat ini. Catatan perjalanan ini bukan sekedar menjelaskan bahwa Islam pernah berada di Andalusia, wilayah yang kini bersama Spanyol, Portugal, dan sebagian Prancis-bukan di Turki-tapi juga mengingatkan bahwa benderang itu bersumber dari Islam.

Apakah Cordoba masih berpendar cahaya? Seperti apa Mezquita? Semolek apa istana Alhambra? Semua jawabannya ada di dalam catatan ini.


Telah kusaksikan Cordoba untukmu, Pi,

Di sana banyak luka sejarah, rasa sedih yang tak tersembuhkan bahkan setelah ribuan tahun lamanya,
Islam meninggalkan jejak yang tak terhapuskan : ilmu pengetahuan, peradaban dan kemanusiaan.

Jumat, 17 Februari 2017

[Review] Winter

Winter
Penulis : Marissa Meyer
Penerjemah : Yudith Listiandri
Proofreader : Titish A.K.
Design cover : @hanheebin
Penerbit : Spring
Tebal : 900 hlm
Terbit : Agustus, 2016
ISBN : 978-602-743-223-9


Dia adalah gadis yang terbuat dari es dan kaca. Giginya rapuh, paru-parunya terlalu mudah hancur. - Winter



Pasca perang dunia keempat, bumi dihuni oleh beragam makhluk seperti andorid dan cyborg. Mereka hidup berdampingan bersama dengan manusia walau kaum cyborg diperlakukan secara tidak adil. Bumi telah menjalin hubungan dengan Bulan sejak lama. Banyak diantara kaum Bulan yang datang dan menetap di Bumi. Mereka yang datang ke bumi menggunakan daya pikat sehingga manusia tidak menyadari keberadaan mereka. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...