Jumat, 28 September 2018

WINNER ANNOUNCEMENT Giveaway Black Leather Jacket | Blog Tour

Giveaway Time!
Aku punya 1 eksemplar novel Black Leather Jacket khusus untuk kamu yang sudah setia ngikutin rangkaian blog tour di blog aku ini. Sudah baca sesi interview dan ulasan bukunya kan? kalau belum ayo dong di klik link tautan ini dan ikutin seru-seruannya. Karena setelah ini aku bakal share gimana caranya untuk dapetin novel kece ini.   .
  1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.
  2. Follow salah satu akun media sosial kami (bisa twitter atau instagram):
  3. - twitter @JeruknipisAnget dan @TWIGORA share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #GABlackLeatherJacket
  4. - instagram @bookishcomotable dan @TWIGORA, kemudian screen shoot halaman postingan giveaway ini di stories/snapgram kamu kemudian mention IG aku.
  5. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email (ada di sisi kanan blog ini)
  6. Tulis di kolom komentar, berisi nama, akun twitter/instagram kamu beserta jawaban 'siapa penulis favorit kamu? Kemudianalasan kamu ingin dapetin buku Black Leather Jacket ini.
  7. Giveaway ini berakhir 4 Oktober 2018  dan pemenang akan diumumkan di Blog atau twitter ku.
Gampang banget kan? Aku akan pilih jawaban yang paling niat dan unik yang akan jadi pemenangnya. Kesempatan menang kamu juga bakal lebih besar kalau meninggalkan komentar di 2 postingan sebelum ini.

Good luck! :)

*UPDATE*

 Selamat kepada

Revi Rusfiani

@Revi_Rfi26


kamu berhak mendapatkan 1 ex Black Leather Jacket persembahan penerbit Twigora. Silakan kirim data diri kamu, alamat lengkap dan nomer HP guna pengiriman hadiahnya ya. Ditunggu 2x24 jam bila tidak akan dipilih pemenang lain.

Sekali lagi aku mengucapkan banyak terima kasih untuk teman-teman yang sudah ikut meramaikan giveaway dan blog tour ini. Jangan kapok yah, doakan kedepannya akan semakin banyak bagi buku gratis lainnya. :)

Review Black Leather Jacket | Blog Tour



BLACK LEATHER JACKET
ADITIA YUDIS & IFNUR HIKMAH
Penerbit: Roro Raya Sejahtera
Tebal: 370 hlm
Kategori: Novel, roman, fiksi

Tagline :

SETIAP CINTA BUTUH REVISI

Blurb:

Laura tak punya alasan untuk menyukai Aidan. Pertama, novel debut lelaki itu kini mengalahkan novel-novel Laura di rak best seller. Kedua, foto Aidan yang terpampang besar di sampul belakang novelnya semakin mempertajam kecurigaan Laura: lelaki itu hanya penulis romance (genre yang dibencinya!) bermodal tampang. Jadi, maaf deh kalau dia merasa keberatan ketika Laura dipasangkan dengan Aidan untuk proyek novel selanjutnya. Tahu apa lelaki itu soal menulis novel berkualitas?

Semakin jauh mengenal Aidan, Laura tahu bahwa lelaki itu punya pengetahuan luas tentang thriller, genre cerita favorit Laura. Aidan bahkan hafal kutipan-kutipan Agatha Christie! Sedikit demi sedikit Laura membangun respek tersendiri untuk Aidan—dan belakangan tanpa dia sadari… cinta.

Tapi sebelum Laura berhasil membuat Aidan tahu tentang perasaannya, lelaki itu menghilang. Membiarkan proyek menulis mereka terbengkalai begitu saja—seolah tak ada artinya. Alih-alih marah, Laura merasa sangat kecewa dengan sikapnya itu. You’re breaking my heart, Aidan, and the saddest part is… you don’t even know about it.


Selasa, 25 September 2018

Ask Author x Aditya Yudis & Ifnur Hikmah | Blog Tour Black Leather Jacket


Hallo, aku kembali lagi di blogtour bersama Penerbit Twigora. Tapi, eits buku yang bakal aku bahas kali ini berbeda lho. Judulnya adalah Black Leather Jacket yang ditulis oleh Aditya Yudis & Ifnur Hikmah. Keduanya adalah penulis yang namanya sangat baru untukku.

Biar nggak makin penasaran tentang apa sih buku Black Leather Jacket, simak interviewnya berikut ini.

Bagaimana awalnya Kak Adit dan Kak Iiif bisa terpikir untuk menulis secara kolaborasi berdua?

Kak IIf: Kita emang temenan dan ini bukan pertama kalinya kita nulis bareng. Untuk BLJ awalnya iseng karena kepikiran satu ide. Lalu diajaklah sama Adit buat nyeriusin ide itu hingga akhirnya novel ini lahir. Idenya sendiri muncul karena waktu itu kita sama-sama suka Aidan Turner trus ngobrol ngalor ngidul hingga karakter Aidan lahir. Lalu dari sana kita kembangin ceritanya

Kak Aditya: Menulis sendirian itu kadang melelahkan. Menulis berdua, dengan partner yang tepat bisa melelahkan, tapi juga banyak keseruannya. Kupikir waktu itu, salah satu alasanku mau menulis kolaborasi adalah beban yang biasa ditanggung sendiri bisa dibagi berdua, hehe.

Boleh tolong ceritakan bagaimana proses kolaborasi kakak berdua saat menuliskan buku ini? Adakah tempat favorit yang digunakan untuk diskusi dan menulis buku ini?

Kak IIf: Awalnya pas Adit nginap di tempatku dan habis marathon nonton Being Human, malam itu juga kita bikin sinopsisnya. Selanjutnya kita bikin scene per scene dan dibagi siapa cocok nulis scene apa. Untuk nulisnya sih sendiri-sendiri. Kebetulan naskah ini selesai tahub 2014 dan sempat disimpan lama sebelum akhirnya kita revisi buat diikutkan ke lomba. 

Untuk tempat favorit nggak ada ya, karena kita nulisnya masing-masing dan kebanyakan di kamar hehe. Tapi untuk revisi kita sempat nginap bareng karena Adit di Lampung, aku di Jakarta dan Adit bela-belain ke Jakarta.

Kak Aditya:  Ini bukan tulisan kolaborasi pertama kami, tapi kurasa proses dari ide sampai jadi tulisan juga agak detail, tapi juga tidak makan waktu terlalu lama. Di antara pengembangan ide dan menulis, kami juga melakukan riset awal, ini untuk menyamakan gambaran kami mengenai fisik dari karakter, detail dari latar-latar yang kami gunakan, pokoknya semua yang perlu dideskripsikan kami cari terlebih dahulu dan ditaruh di board khusus (di pinterest atau facebook). Setelah kami mengajukan gambaran masing-masing dan sepakat, barulah kami mulai menulis.

Kak bagaimana caranya membuat karakter tokoh di dalam novel yang nantinya bisa membuat pembaca jatuh cinta dan membekas di hati pembaca? 

Kak IIf: Aku sendiri suka baca, bisa dibilang heavy reader. Salah satu yang bikin aku betah baca buku sampai kelar itu tokohnya. Aku suka tokoh yang lovable dan realistis. Enggak masalah nunjukin flaw dia di mana karena itu bikin si karakter jadi lebih manusiawi. Begitu juga dengan masalah. Konflik enggak mesti besar, yang penting ada impact. Bahkan masalah yang kelihatan sepele tapi impact gede itu bisa bikin pembaca lebih terhanyut. Berangkat dari situ, kita berusaha membuat Aidan ini very very human. Kita perlakukan dia kayak manusia. Kita beri dia beberapa pilihan sebelum mengambil keputusan, jadi pembaca pun bisa merasa lebih relate. Konfliknya juga gitu. Kita fokus ke konflik batin masing-masing dengan tujuan itu bisa lebih menyentuh karena setiap orang pasti punya konflik batin. 

Kak Aditya: Dalam proses membuat karakter yang 'bisa bikin jatuh cinta pembaca', aku belajar dari tiga hal: pertama, diriku sendiri sebagai pembaca yang tidak jarang jatuh cinta dengan karakter fiksi; kedua, karakter-karakter yang memang sudah tersohor karena kemampuannya menaklukkan hati pembaca dan aku cari tahu kenapa itu bisa terjadi; dan ketiga, dari dunia nyata--kalau ada orang yang gampang disukai orang lain, aku akan mencari tahu kenapa. Dari tiga pelajaran itu, aku memadukannya sebagai bahan dasar karakter yang bisa membekas di hati pembaca. Selain itu, berilah karaktermu rahasia yang menarik, latar belakang hidup yang enggak mudah diumbar-umbar, sehingga pembaca penasaran dan mungkin ... bisa jatuh cinta. hehe. 

Kasih tips dan semangat dong kak apalagi untuk teman-teman penulis yang baru mulai menuliskan karyanya :D

Kak IIf: Actually ini susah karena aku pun termasuk masih baru hehe. Tapi dari aku sendiri masalah utama ada 2, males dan bagi waktu. Masalah ini cuma diri kita yang bisa ngatasin. Jadi aku sering berdialog sama diri sendiri. "Kamu tuh maunya apa? Tulisannya dibiarin gitu aja apa mau diselesaiin? Katanya mau jadi penulis, kok males?" Dengan begitu jadi kesadar lagi sama tujuan yang ingin kuraih.

Juga masalah bagi waktu. Ini ada kaitannya sama malas, karena sibuk jadi alasan hehe. Aku melihat penulis lain yang sibuk tapi tetap bisa, berarti aku juga bisa dong? Kalau aja aku ngurangin waktu nonton youtube atau drama atau scrolling Instagram sejam sehari dan dipakai buat nulis, pasti bisa dong?
Jadi menurutku penting untuk memotivasi diri kita sendiri.
 


Kak Aditya: Kalau untuk yang baru menuliskan karyanya, pesanku hanya satu: jangan berhenti sebelum mencapai akhir. Lantas, ketika berhasil menyelesaikan naskah pertama/draf pertama, diamkan dulu beberapa minggu atau bulan dan jangan terlalu bernafsu mengirim ke penerbit. Pada jeda waktu itu, membacalah sebanyak-banyaknya! Bacalah buku-buku bagus, bukan hanya yang menurutmu bagus, tapi yang memang menang penghargaan atau sudah teruji oleh waktu, serta baca juga buku-buku bagus di genre yang kamu tulis. Kalau kamu sudah merasa cukup membaca dan belajar, barulah kembali untuk mengedit naskahmu itu. Waktu itu, kamu sudah bisa melihat naskahmu dengan lebih obyektif, bisa melihat sebagai pembaca, dan tentunya bisa melihat sebagai orang yang sudah lebih banyak membaca. Itu semua akan memberi dampak besar nanti ketika melakukan editing atau menulis ulang. 

Apakah akan ada project menulis berdua lagi antara Kak Adit dan Kak Iif bersama penerbit Twigora? 

Kak Iif: Mungkin saja. Kenapa enggak? 

Kak Aditya: Mungkin banget. hehe.

PROFIL PENULIS

ADITIA YUDIS
Lahir dan menetap di Lampung. Mulai menulis sejak tahun 2009 dan terus belajar hingga sekarang. Penulis favoritnya adalah Ahmad Tohari, Umar Kayam, dan Ted Chiang. Sejak tahun 2010 sudah beberapa bukunya yang diterbitkan, antara lain novel adaptasi skenario 7 Misi Rahasia Sophie (2014),Time After Time (2015),Senandika Prisma(2016), dan Potret (2017).
IG/Twitter: @adit_adit.

IFNUR HIKMAH
Pembaca di pagi hari, editor di siang hari, penulis di malam hari. Menetap di Jakarta dan berkutat dengan kehidupan remaja sepanjang hari karena tuntutan pekerjaan. Menulis agar tetap waras karena butuh menuangkan isi kepala ke dalam tulisan. Sejak 2013 sudah menerbitkan beberapa buku, di antaranya Mendekap Rasa (2013), Do Rio Com Amor (2015), Reborn (2016). Impian terbesar: interview Michelle Obama.
Instagram/Twitter: @ifnurhikmah/@iiphche


Jangan lupa untuk baca interview lainnya bersama Kak Adtya Yudis dan Kak Ifnur lainnya di host blog tour lainnya ya :D


19 – 21 SEPTEMBER 2018 : SEFFI SOFFI
Url blog : http://seffisoffi.blogspot.com

22 – 24 SEPTEMBER 2018 : ATHAYA
KALIAN DISINI :)

25 – 27 SEPTEMBER 2018 : GABRIELLA HALIM
URL blog : whatsgabyread.blogspot.com

28 – 30 SEPTEMBER 2018 : ILMI FADILLAH
Url Blog: http://ilmifadillah.blogspot.com

1 – 3 OKTOBER 2018 : NATHALIA DP
URL Blog: http://nathaliabookshelf.blogspot.com

4 – 6 OKTOBER 2018 : NOLA
Url blog: https://canolareads.wordpress.com

7 – 9 OKTOBER 2018 : ASTRID CITRALOKAM
Url Blog:  dateabook.blogspot.co.id.

10 – 12 OKTOBER 2018 : PUTU RINI CIPTA RAHAYU
URL Blog : rinspiration95.blogspot.com

13 – 15 OKTOBER 2018 : ASRI RAHAYU MS
URL Blog: www.peekthebook.com

16 – 18 OKTOBER 2018 : ADYTA DHEA PURBAYA
Blog : adytapurbaya.blogspot.com
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...